Kamis, 22 Desember 2011

Harkitnas dan Boedi Oetomo dalam Bayang-bayang Freemason & Theosofi

Setiap tanggal 20 Mei pemerintah memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), mengacu pada organisasi Boedi Oetomo (BO) yang didirikan pada 20 Mei 1908. Anehnya, kedekatan BO dengan organisasi Freemason tak pernah diungkap sejarah. Ada apa?
Het Jong Javaasche Verbond Boedi Oetomo atau Ikatan Pemuda Jawa Boedi Oetomo didirikan di Gedung STOVIA (School tot Opleiding voor Inlandsche Artsen), Batavia, pada 20 Mei 1908. Tahun berdirinya BO sama dengan tahun munculnya Gerakan Turki Muda (Young Turk Moment). Gerakan Turki Muda (Young Turk Movement) yang dipimpin oleh Mustafa Kemal At-Taturk juga mengadakan revolusi kebangkitan nasional. Gerakan ini berhasil menumbangkan kekhilafahan Islam, dan mengganti hukum Islam menjadi hukum sekular. Aktivis Turki Muda banyak didominasi oleh para sekularis. Bahkan, At-Taturk sendiri adalah anggota jaringan Freemason yang sangat anti dengan syariat Islam.
Mengenai Gerakan Revolusi Turki Muda, pendiri Boedi Oetomo yang juga anggota Theosofi, dr Soetomo mengatakan, “Perkembangan yang terjadi di Turki adalah petunjuk jelas bahwa “cita-cita Pan-Islamisme” telah digantikan oleh nasionalisme.” Soetomo adalah tokoh Boedi Oetomo yang banyak melontarkan pelecehan terhadap Islam dan mengagumi gerakan kebangsaan yang terjadi di Turki.
Nama Boedi Oetomo diambil dari bahasa Sanskerta, ”Bodhi” atau ”Buddhi” yang berarti keterbukaan jiwa, pikiran, kesadaran, akal, dan daya untuk membentuk dan menjunjung konsepsi ide-ide umum. Sedangkan Oetomo berasal dari kata ”Uttama” yang berarti tingkat kebajikan utama. Jadi, BO bisa disebut sebagai organisasi yang mengedepankan keterbukaan akal sebagai tingkat kebajikan utama. Mereka menyebut ”budi” sebagai puncak kegiatan moral manusia dan mengendalikan akal dan watak seseorang.
….Soetomo adalah tokoh Boedi Oetomo yang banyak melontarkan pelecehan terhadap Islam….
Boedi Oetomo adalah organisasi yang kental dengan nilai-nilai kebatinan. Para aktivisnya mengaku ingin menyatukan antara kultur dan tradisi Jawa dengan pendidikan Barat. BO ingin memadukan antara modernisasi Barat dan mistis Timur. Ki Wiropoestoko, anggota BO Surakarta mengatakan, “Berdirinya Boedi Oetomo semata-mata merupakan hasil elit Jawa yang telah memperoleh pendidikan barat. ”Sementara sejarawan Robert van Niels, penulis bukunyaMunculnya Elit Modern Indonesia menyebut BO sebagai organisasi yang mengikuti garis-garis barat. Ia juga menyebut BO dan Jong Java sebagai organisasi yang bersifat Theosofis dan agnostik.
Penggagas organisasi BO, dr Wahidin Soediro Hoesodo adalah anggota Theosofi, sebuah perkumpulan kebatinan yang berlandaskan pada tradisi Kabbalah Yahudi yang didirikan oleh Helena Petrovna Blavatsky. Selain Theosofi, para ketua dan aktivis BO juga masuk sebagai anggota Freemason. Anehnya, tentang kedekatan organisasi ini dengan kelompok Theosofi dan Freemason tak pernah diungkap dalam buku-buku sejarah di sekolah.
Penulis buku Api Sejarah, sejarawan Ahmad Mansur Suryangera menyebut BO sebagai organisasi yang lebih mencerminkan gerakan kejawen yang anti Islam, ketimbang organisasi yang mengusung nasionalisme. Sejarawan yang banyak mengoreksi penyimpangan-penyimpangan sejarah di Indonesia ini juga menyebut BO sebagai organisasi yang bersifat kedaerahan. Tapi sayang, dalamApi Sejarah Mansur Suryanegara tak mengungkap hubungan antara BO dengan organisasi Freemason di Hindia Belanda. Padahal, dokumen-dokumen sejarah yang mengungkap soal ini begitu banyak.
Dr. Th Stevens penulis buku Vrijmetselarij en Samenlaving in Nederlands Indie en Indonesie 1764-1962 (Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962) menyebutkan bahwa Freemasonry memperoleh aktualitas yang besar dengan munculnya gerakan nasionalis modern di Jawa. Kata pengantar buku ini menyebutkan dengan jelas, bahwa Freemason menjalin hubungan dengan satu organisasi politik Indonesia pertama ”Budi Utomo” (Lihat, hal. XVIII dan hal. 331)
Raden Adipati Surjo sebagai anggota Freemason, berharap pemimpin muda dari gerakan nasional, seperti Boedi Oetomo dapat dicapai dengan asas-asas Masonik (doktrin-doktrin Freemason, pen). Tak heran, jika Freemason yang mempunyai hubungan erat dan BO, memiliki peran yang cukup signifikan dalam gerak nasionalisme di negeri ini. Mereka menginginkan nasionalisme yang muncul adalah nasionalisme yang berlandaskan humanisme, suatu paham yang menjadi doktrin tertinggi Freemason. Paham humanisme menempatkan manusia sebagai makhluk ”superior” yang berhak dan bebas menentukan kehendak, termasuk membuat aturan hukum sendiri.
….Mereka menginginkan nasionalisme yang berlandaskan humanisme, suatu paham yang menjadi doktrin tertinggi Freemason….
Freemason atau dalam bahasa Belanda disebut Vrijmetselarij, pada masa lalu dikenal oleh masyarakat Jawa dengan sebutan ”Golongan Kemasonan”. Para Yahudi Belanda yang aktif dalam organisasi ini begitu gencar mempropagandakan doktrin-doktrin Freemason terhadap elit-elit di Jawa, khususnya kalangan kraton. Buku Gedenkboek van de Vrijmetselaren in Nederlandsche Oost Indie 1767-1917 (Buku Kenang-Kenangan Freemasonry di Hindia Belanda 1767-1917) yang diterbitkan oleh tiga loge besar; Loge de Ster in het Oosten (Batavia), Loge La Constante et Fidale (Semarang), dan Logede Vriendschap (Surabaya) memuat tulisan yang mengajak masyarakat Jawa memahami hakekat organisasi Freemason atau Kemasonan. Bahkan, pemimpin tertinggi Freemason di Hindia Belanda pada 1914-1917, Andre de La Porte, membuat sebuah artikel berjudul ”De Javaasche Beweging in het Teeken van de Vrijmetselarij” (Kebangkitan Jawa dalam Gerak Freemason).
FAKTA-FAKTA KEDEKATAN BOEDI OETOMO DENGAN FREEMASON
PertamaKedekatan BO dengan Freemason terlihat pada masa-masa awal BO didirikan. Kongres pertama BO yang berlangsung pada 3-4 Oktober 1908 di Jogjakarta awalnya ingin dilaksanakan di Loge milik Freemason. Namun, karena loge tersebut telah lebih dulu dipakai untuk acara pameran lukisan, kongres BO yang rencananya diadakan di loge tersebut urung dilaksanakan. ”Adapoen roemah jang patut akan tempat kongres itu sebetoelnya logegebouw (bangunan loge Freemasonry, pen) orang Banjak di Djokja menamakan dia “roemah setan”, akan tetapi sajang pada waktu itoe roemah soedah diizinkan kepada seorang toean, akan diadakan tentoonstelling (pameran) gambar-gambar…” demikian seperti dikutip dari buku Pitut Soeharto dan Drs A Zainoel Ihsan, ”Cahaya Di Kegelapan: Capita Selecta Kedua Boedi Oetomo dan Sarekat Islam. ”
Kedua, Kedekatan BO dengan organisasi Freemason dan Theosofi juga bisa dilihat setahun setelah berdirinya organisasi tersebut. Buku Soembangsih Gedenkboek Boedi Oetomo 1908-1918 yang diterbitkan di Amsterdam, Belanda, untuk mengenang 10 tahun berdirinya BO, memuat laporan bahwa pada 16 Januari 1909, di Loge de Ster in het Oosten (Loji Bintang Timur), Batavia, ratusan anggota BO berkumpul untuk mendengarkan pidato umum dari Dirk van Hinloopen Labberton, orang Belanda yang disebut oleh aktivis BO sebagai ”Bapak Kebatinan” yang kemudian menjadi Ketua Nederlandsche Indische Theosofische Vereeniging (Theosofi Cabang Hindia Belanda).
….Pada 16 Januari 1909, ratusan anggota Boedi Oetomo berkumpul untuk mendengarkan pidato Dirk van Hinloopen Labberton, Ketua Theosofi Cabang Hindia Belanda..
Dalam pidato berjudul ”Theosofische in Verband met Boedi Oetomo” (Theosofi dalam Kaitannya dengan Boedi Oetomo), Labberton bicara tentang masalah agama, tujuan Theosofi, dan hubungannya dengan hari depan bangsa Jawa. Labberton mampu membuat para anggota BO untuk tertarik masuk sebagai anggota organisasi kebatinan Yahudi tersebut. Labberton pada waktu itu adalah anggota Komisi Bacaan Rakyat (Volks Bibliotheek) yang mempengaruhi berdirinya BO. Labberton menyebut berdirinya BO sebagai ”kesadaran moral”.
Mengapa acara ceramah umum (openbare) tersebut diadakan di loge Freemason? Karena antara Freemason dan Theosofi tak jauh beda. Pada masa lalu, anggota Freemason juga aktif di Theosofi, begitupun sebaliknya. Yang cukup mengejutkan, seolah sudah ada yang merencanakan, lokasi tempat diadakannya ceramah umum Labberton yang dulu bernama Vrijmetselarijweg(Jalan Freemasonry), saat ini berganti nama menjadi Jalan Budi Utomo.
Selain Labberton, tokoh lain yang dekat dengan Boedi Oetomo adalah Godard Arend Hazeau, Penasihat Urusan Pribumi Pemerintah Hindia Belanda. Hazeau datang ke Indonesia dengan bekerja sebagai guru Willem III Grammar School dan asisten Snouck Hurgronye. Hal yang menjadi perhatian Hazeau adalah pendidikan yang netral atau bahkan bercorak Kristen untuk para murid Islam. Selain itu, Hazeau juga banyak memberikan masukan terhadap pemerintah kolonial terkait bagaimana pemerintah bersikap terhadap organisasi pergerakan nasional yang bercorak Islam, seperti Sarekat Islam, dan organisasi Islam lainnya yang dipandang fanatik dan ekstrem. Sikap berbeda ditunjukkan Hazeau terhadap Boedi Oetomo, yang banyak mendapat perhatian lebih, karena kesamaannya dalam memandang pergerakan Islam.
Ketiga, Bukti lain mengenai kedekatan BO dengan Freemason bisa dilihat dari kiprah Paku Alam V, yang merupakan anggota Freemason, yang banyak membantu terselenggaranya kongres Boedi Oetomo di Surakarta. Kongres yang pernah diadakan di loge milik Freemason banyak dihadiri oleh para aktivis kebangsaan yang juga anggota Freemason. Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Abdurachman Surjomihadrjo, dalam Kata Pengantar buku ”Bangkitnya Nasionalisme Indonesia: Budi Utomo 1908-1918”, karya peneliti Jepang, Akira Nagazumi, mengatakan, “Paku Alam memberikan pengaruh pada terselenggaranya kongres-kongres Boedi Oetomo, khususnya mereka yang ada hubungannya dengan gerakan Mason (Freemasonry). ” Penjelasan serupa juga ditulis Abdurrachman Surjomihardjo dalam buku ”Budi Utomo Cabang Betawi” yang menyebut Paku Alam VII mengizinkan Loge Mataram dijadikan tempat kongres BO kedua.
Keempat, Fakta sejarah lainnya mengenai kedekatan BO dengan Freemason dan Theosofi adalah pertemuan akbar yang dilakukan dalam rangka memperingati 10 tahun berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1918. Acara peringatan tersebut diadakan di Belanda, di sebuah loge milik Theosofi. Mereka yang berkumpul dalam perayaan tersebut selain para aktivis Freemason Belanda, juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasionalis-Jawa seperti Ki Hadjar Dewantara dan Goenawan Mangoenkoesoemo. Surat Kabar Oedaya pada 1923 memuat foto para aktifis BO dan Theosofi dengan tulisan ”Masyarakat Indonesia Memperingati 10 Tahun Boedi Oetomo di rumah (loge, red) Theosofi, Mei 1918 di Negeri Belanda. ”
Kelima, Kedekatan BO dengan Freemason juga bisa dilihat dalam paper berjudulThe Freemason in Boedi Oetomo yang ditulis oleh C. G van Wering pada 1979. ven Wering menulis tentang elit power atau intelektual dari kalangan priayai Jawa, yang kebanyakan aktifis BO, sekaligus anggota Freemason. Tulisan van Wering ini dikutip dalam buku buku biografi Dr Radjiman Wediodiningrat berjudul ”DR. K. R. T Radjiman Wediodiningrat Perjalanan Seorang Putra Bangsa 1879-1952. ”

PARA KETUA BOEDI OETOMO ADALAH ANGGOTA FREEMASON

Ketua BO yang sangat kental dengan pemikiran Freemason dan Theosofi adalah Radjiman Wediodiningrat. Radjiman menjadi ketua BO pada periode 1914-1915. Ia masuk menjadi anggota Freemason pada 1913, selain juga aktif dalam perkumpulan Theosofi. Radjiman adalah orang pribumi yang mendapat kehormatan dari Freemason Hindia Belanda dengan dimuatnya artikel karyanya berjudul ”Een Broderketen Volks (Persaudaraan Rakyat)” dalam buku ”Kenang-Kenangan Freemason di Hindia Belanda 1767-1917”. Tentu, jika bukan bagian dari orang-orang penting dalam jaringan Freemasonry, tulisan Radjiman tak mungkin dimasukkan dalam buku yang menjadi bukti sejarah keberadaan para Mason di Hindia Belanda ini.
Radjiman adalah seorang Mason yang menjadi salah satu the founding fathersnegeri ini, tokoh yang pernah memimpin jalannya sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam catatan sejarah, persidangan yang dipimpin Radjiman ini tercatat sebagai awal dari lahirnya dasar negara Indonesia, Pancasila, setelah sebelumnya masing-masing kelompok berdebat dan mengajukan usulan soal asas negara. Tokoh-tokoh Islam seperti M Natsir mengajukan Islam sebagai dasar negara, sedangkan tokoh-tokoh nasionalis-sekular mengajukan ideologi Pancasila.
Para ketua BO lainnya juga adalah anggota Freemasonry, seperti R. A Tirtokoesoemo, ketua BO pertama (1908-1911) yang juga pernah menjadi bupati Karang Anyar, Pangeran Ario Notodirodjo (Ketua BO kedua tahun 1911-1914), dan R. M. A Soerjosoeparto alias Mangkunegara VII (Ketua BO keempat tahun 1915-1916). RM Tirtokoesoemo dan Pengeran Ario Notodirodjo adalah anggota Freemasonry Loge Mataram Yogyakarta. Ketua BO selanjutnya, meski tak menjadi anggota Freemason, tetapi menjadi anggota Theosofi, seperti M Ng Dwijo Sewojo (1916), dan R. M. A Woerjaningrat (1916-1921).
….Boedi Oetomo makin tidak berpihak kepada umat Islam. Karena itu, masa-masa yang genting dari organisasi ini selalu meminggirkan aspirasi umat Islam….
Dalam perjalanan sejarahnya kemudian, BO makin terlihat tidak berpihak kepada umat Islam. Karena itu, masa-masa yang genting dari organisasi ini adalah ketika berhadapan dengan umat Islam yang merasa keberadaan dengan sikap BO yang selalu meminggirkan aspirasi umat Islam. Karena itu, di beberapa daerah yang menjadi basis umat Islam seperti Batavia, Boedi Oetomo sulit untuk mendapatkan pengaruh.
Upaya untuk mengajak BO agar berpihak pada umat Islam bukan tak pernah dilakukan. Mohammad Tohir, seorang anggota organisasi ini bahkan pernah mengusulkan kepada BO untuk membantu masjid-masjid agar bisa meraih simpati umat Islam. Namun, usulan ini ditolak dan organisasi ini tetap pada pendiriannya yang “netral agama”. Usaha untuk menarik simpati umat Islam ini ditentang oleh Radjiman Wediodiningrat.
Tokoh BO lainnya, Tjipto Mangoenkoesoemo, juga begitu sinis dalam memandang Pan-Islamisme. Pada tahun 1928, Tjipto berkirim surat kepada Soekarno yang isinya mengingatkan kaum muda untuk berhati-hati akan bahaya Pan-Islamisme yang menjadi agenda tersembunyi H. Agus Salim dan HOS Tjokroaminoto. Tjipto khawatir, para aktivis Islam yang disebut akan mengusung Pan-Islamisme itu bisa menguasai Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Jika mereka berhasil masuk ke dalam PPKI, Tjipto mengatakan, cita-cita gerakan kebangsaan akan hancur.

MELURUSKAN KEKELIRUAN HARKITNAS

Sejarah memang ditentukan oleh mereka yang berkuasa. Jika pada masa lalu, kelompok nasionalis-sekular yang berada dalam pengaruh Freemason dan Theosofi, didukung oleh elit-elit kolonial, berhasil menentukan siapa aktor dan tokoh dalam panggung sejarah di negeri ini, maka sudah saatnya ketika umat Islam memiliki akses ke jantung kekuasaan, mempunyai ikhtiar untuk meluruskan sejarah yang penuh selubung dan distorsi ini. Fakta sejarah harus diungkap dengan tinta emas berlapis kejujuran, bukan dengan tinta hitam yang sarat kepentingan.
Jika BO didirikan pada 1908, maka jauh sebelum itu, tanggal 16 Oktober 1905 sudah berdiri Sarekat Dagang Islam (SDI) di Surakarta yang didirikan oleh Haji Samanhoedi. SDI jelas mempunyai arah perjuangan memajukan ekonomi pribumi dan melawan hegemoni asing. SDI bercorak Islam dan nasionalis, tidak tersekat-sekat dalam kedaerahan yang sempit. SDI yang kemudian pada 10 September 1912 menjadi Sarekat Islam (SI), meletakkan dasar perjuangannya atas tiga prinsip dasar, yaitu: Pertama, asas agama Islam sebagai dasar perjuangan. Kedua, asas kerakyatan sebagai dasar himpunan organisasi. Ketiga, asas sosial ekonomi sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang umumnya berada dalam taraf kemiskinan dan kemelaratan.
Mengenai alasan menjadikan Islam sebagai asas gerakan, baik H. Samanhoedi ataupun para tokoh Sarekat Islam lainnya, beralasan agar ruh Islam menyatu dalam setiap langkah pergerakan. Selain itu, hal ini juga untuk menunjukkan sikap kepada Belanda, yang berupaya menjauhkan Islam dari politik. (Lihat: M.A. Gani, Cita Dasar dan Pola Perjuangan Syarikat Islam, hal. 15)
SDI yang kemudian menjadi SI lebih jelas mengedepankan kepentingan Islam-nasional-pribumi dan tidak dibentuk oleh kepentingan kolonial. Bahkan, SI jelas-jelas menolak segala pelecehan terhadap Islam yang ketika itu marak dilakukan oleh kelompok Boedi Oetomo. Karena itu, menjadikan BO sebagai organisasi yang melandasi kebangkitan nasional adalah sebuah distorsi sejarah, bahkan bisa disebut sebagai “de-islamisasi” fakta sejarah.
Usaha untuk menjadikan sejarah berdirinya SDI sebagai Harkitnas pernah diusulkan oleh umat Islam. Pada Kongres Mubaligh Islam Indonesia di Medan tahun 1956, umat Islam mengusulkan kepada pemerintah untuk menjadikan tanggal berdirinya SDI sebagai Harkitnas berdasarkan karakter dan arah perjuangan SDI. Sayang, usulan itu sampai saat ini belum jadi kenyataan.
….Tanggal berdirinya Budi Utomo sebagai Hari Kebangkitan Nasional adalah keliru, karena Budi Utomo hanya memajukan satu kelompok saja….
Kritik terhadap dijadikannya BO sebagai landasan kebangkitan nasional tak hanya datang dari umat Islam. Peneliti Robert van Niels juga mengatakan, “Tanggal berdirinya Budi Utomo sering disebut sebagai Hari Pergerakan Nasional atau Kebangkitan Nasional. Keduanya keliru, karena Budi Utomo hanya memajukan satu kelompok saja. Sedangkan kebangkitan Indonesia sudah dari dulu terjadi…Orang-orang Budi Utomo sangat erat dengan cara berpikir barat. Bagi dunia luar, organisasi Budi Utomo menunjukan wajah barat. ” (Robert van Niels, Munculnya Elit Modern Indonesia, hal. 82-83).
Tulisan ini adalah ikhtiar untuk mengungkap sejarah dengan fakta-fakta yang terang dan apa adanya. Fakta-fakta sejarah ini, mungkin pada masa lalu tertutup selubung kekuasaan yang mempunyai kepentingan untuk memutus mata rantai peran umat Islam dalam pentas nasional di negeri ini. Upaya memarginalkan peran umat Islam dalam kiprah pergerakan nasional berujung pada “de-islamisasi fakta sejarah”. Ironisnya, sampai hari ini umat Islam masih memahami sejarah dalam kaca mata buram penguasa! [voa-islam.com]
*Penulis buku “Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara” dan “Gerakan Theosofi di Indonesia”, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta.

Yahudi: Antara Rasisme, Gerakan Politik dan Konspirasi








Munculnya wacana tentang Zionisme telah lama mendapat perhatian khusus dari masyarakat internasional. Terutama, ketika keyakinan tersebut menginginkan untuk membentuk Negara independen (Negara Israel) sebagai perwujud dan “perasaan” dipilih oleh Tuhan.
Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang setiap kejahatan yang didalangi oleh Yahudi, selayaknya kita perlu menelaah ulang pernyataan D’Esraeli dalam bukunya Coningsby (p.25)“Dunia sekarang diperintah oleh orang-orang dengan cara yang berbeda dari apa yang ada dalam pikiran orang-orang yang tidak mengerti hakekat persoalan”.
Begitu juga dengan Otto Von Bismarck yang menggambarkan adanya sebuah kekuatan yang tidak terlihat, namun keberadaannya bisa dirasakan, hal ini yang biasa dinamakan dengan Imponderabilia, yang artinya “Tidak Bisa Dibayangkan”.
George Dallon dalam “The War Of Anti-Christ With The Chwirtian Civilization” menyimpulkan, bahwa para anggota Freemasonry tidak menyadari adanya persekutuan rahasia dibalik organisasi tersebut, bahkan pemimpin serta anggotanya, dibalik ini semua tidak lain adalah adanya “Tangan Tersembunyi” Yahudi yang mendalangi seluruh persekutuan tersebut.
Dari beberapa pendapat yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh Yahudi di atas dapat diketahui bahwasannya “gerakan terselubung” yang dilakukan oleh sesepuh Zionis akan lebih mudah dalam menguasai dunia. Sebab semua agenda telah tersusun rapi dalam dokumen-dokumen yang dicantumkan dalam protokol Yahudi. Karena gerakan Zionisme yang diciptakan oleh mayoritas kaum Yahudi merupakan rancangan besar yang mensyaratkan terciptanya Negara Yahudi yang nantinya tidak menutup kemungkinan mampu menguasai dunia internasional.
Maka untuk mengetahui rancangan besar tersebut akan diuraikan oleh penulis khususnya yang berhubungan dengan ideology konspirasi Yahudi sebagai usaha menguasai dunia dan menjadikan Negara non-Yahudi sebagai budak yang akan melayani para Zionis Israel.
Zionisme Sebagai Gerakan Politik
Untuk menentukan siapa sebenarnya kaum Yahudi pada hakekatnya tidak ada patokan khusus didalamnya. kaum Yahudi seringkali mengklaim bahwa mereka adalah keturunan Abraham dari garis Abraham-Isaaq-Jacob. Namun pada kenyataannya mereka sendiri kesulitan dalam menentukan siapa yang patut disebut sebagai Yahudi. Istilah “Yahudi” (Inggris: Jews, Prancis: Juif) sebagai bangsa dan agama diambil dari kata Latin “Judaeus” yang seringkali menunjuk bangsa Yahudi atau Israel (Jacob).
Dalam perjanjian lama, istilah ini menunjuk pada rakyat kerajaan Judah yang dikontraskan dengan gentelis (non Yahudi), sedangkan dalam perjanjian baru, istilah jew diterapkan untuk orang yang secara etnis atau agama adalah Yahudi, namun lebih menekankan unsur etnis. [Baca: “Tinjauan Historis, Konflik Yahudi, Kristen, Islam” Adian Husaini, Jakarta: GIP, 2004, p.19]
Sebagian sejarahwan berpendapat, bangsa Yahudi merupakan bangsa campuran (mixed race) yang dipersatukan oleh satu nasib dan watak. Mereka mengembara sebagaimana kaum Gypsy pada masa jahiliyah, atau Syatharien dan Iyarien (vaga bonds) pada masa Abbasiyah. Dalam pengembaraanya kaum Yahudi telah menyerbu dan merampok harta penduduknya, kemudian membentuk komunitas yang memiliki karakteristik tersendiri dan bahasa campuran antara bahasa klasik seperti Syiriak, Akidan dan Bahasa Phisian. Dasar yang melandasi pola pikir dan tingkah laku Yahudi tidak lain adalah ajaran Talmud yang masih mereka pegang sebagai kunci rahasia karena hanya mereka sajalah yang lebih mengetahui akan isinya. Sampai sini dapat kita katakan, agama Yahudi yang cenderung sebagai agama samawi sekarang telah menjadi “Organisasi Rahasia” yang menginginkan berdirinya 1000 negara Yahudi di seluruh pelosok dunia.
Tentang Zionisme telah banyak dijabarkan oleh Nathan Birnbaun dalam jurnalSelbstermanzipation tahun 1890 dan telah diadopsi oleh Theodor Herzl dan pengikutnya pada kongres pertama tahun 1897. Theodor Herzl (1860-1904) adalah tokoh utama Zionis modern, ia lahir pada 2 mei 1860 di Pesta (tahun 1872, berubah nama menjadi Budapeit). Hungaria dan meningal 3 Juli 1904 di Austria, ia dijuluki sebagai “The Father of Modern Zionism”, ayahnya bernama Jacob, seorang bankir dan bisnisman yang sukses, ia berinisiatif bahwasannya permasalahan kaum Yahudi akan mampu terselesaikan dengan menggunakan teori “Asimilasi”, untuk mendirikan suatu Negara Yahudi.
Sebagai bukti dari keseriusannya, ia berhasil mengadakan kongres Zionis pertama, dalam catatan hariannya yang terkenal setelah kongres Zionis 1 berbunyi: “…saya telah mendirikan Negara Yahudi, jika aku mengatakannya hari ini, aku akan ditertawakan oleh seluruh alam semesta, dalam waktu lima tahun, mungkin. Dan dalam waktu lima puluh tahun pasti, setiap orang akan menyaksikannya”. Hal itupun terbukti setelah berdirinya Negara Israel pada 14 mei 1984, tepatnya 50 tahun 3 bulan.
Sebagaimana contoh lainnya telah dikatakan oleh Ben Gurion (nama aslinya David Gruen), pemimpin Zionis Israel, pada tanggal 31 Agustus 1949.
“Walaupun kami merealisasikaan mimpi kami untuk menciptakaan sebuah Negara Yahudi, kami masih berada dalam tahap permulaan. Tugas masa depan kami adalah membawa seluruh orang Yahudi ke Israel. “ [“Armageddon, Peperangan Akhir Zaman Menurut Al-Qur’an, Hadits, Taurat Dan Injil, “ Ir. Wisnu Sasongko, M.I, GIP, 2003]
Dari sini dapat diketahui bahwa agenda-agenda yang direncanakan bukan hanya wacana yang bersifat sementara, namun agenda tersebut bagaikan ular berbisa yang siap memangsa Negara manapun yang berusaha untuk menghalangi usahanya. Meskipun butuh waktu bertahun-tahun untuk merealisasikannya.
Menurut Roger Geraudy, Zionisme menganut Rasisme sebagai sebuah gerakan politik. Paham ini berpautan secara sempurna yang mengilhami segala undang-undang serta tindakan Israel. Rasisme ini merupakan prinsip utama yang mengorganisasikan rencana yang telah disusun oleh Theodor Herzl sebagaimana telah diungkapkan dalam bukunya “The Jewish State”. Berbagai bentuk rasisme ini juga banyak diungkap dalam dokumen-dokumen rahasia sesepuh Zionis sebagaimana dalam diary catatan-catatan hariannya yang dipaparkan secara mendetail mengenai program Zionis Yahudi dalam upaya menguasai dunia dengan jalan menghalalkan berbagai cara..
Setelah berhasil mendirikan Negara Yahudi (Israel) pada tahun 1984 dan menyatukan pikiran untuk segera mengumpulkan seluruh kaum Yahudi disatu Negara (tanah palestina yang dijanjikan), mereka membentuk satu peradaban baru hingga saat ini masih dipertahankan. Peradaban tersebut adalah sekularisasi agama. Israel modern yang merupakan produk dari sekularisme dan kecenderungan beragama masih memiliki hubungannya dengan Zionis. Terkecuali dengan kelompok anti Zionis dari kaum Yahudi di dunia, adapun karakter yang dimiliki Negara Yahudi yaitu beragama dan sekuler, bahkan mereka meyatupadukan antara keduanya. Hal inilah yang saat itu dan nantinya akan dijadikan doktrin utama untuk menguasai kebijakan-kebijakan Negara lainnya seperti, melumpuhkan perekonomian, agama, budaya, bahkan ilmu pengetahuan pun akan mereka sekulerkan dengan cara mereka.
Dari penggunaan istilah Zionisme untuk memberi nama gerakan politik sekuler pragmatis kaum Yahudi, telah tampak betapa cerdas kaum Yahudi dalam menyusun ideology mereka.
Karen Armstrong menulis dalam bukunya “A History of Jerussalem”, meskipun banyak aktivis sesepuh Zionis adalah orang sekuler yang tidak lagi percaya teologi tradisional judaisme, mereka telah menyebut gerakan mereka dengan salah satu nama kota suci, tempat untuk masa yang panjang memiliki persepsi sebagai penyelamatan. Mereka juga mengekspresikan tujuan-tujuan mereka dalam perumpamaan Yahudi konvensional,” demikian tulisnya.
Rencana yang tertanam dalam ideology Zionis bukan hanya permainan politik semata melainkan rencana setan yang akan menjebak dunia internasional kedalam lubang hasil konspirasi.
Propaganda yang lama dilakukan oleh Zionisme terhadap Negara lain hanyalah sebagai gerakan politik yang direncanakan untuk memperlancar jalan menguasai dunia.
Sebagaimana diungkapkan oleh R. Garaudy, ada tiga serangkai penjahat Zionis yang selalu mencari jalan untuk memprofokasi terjadinya bentrokan antar Negara maupun manusia demi kepentingan politik Yahudi.
Pertama: Begin yang oleh Ben Gurion digambarkan sebagai “tipe manusia Hitler yang paling lengkap”. Ia berhasil melakukan serangan terhadap orang Palestina pada 14-15 oktober 1953.
Kedua: Ariel Sharon. Ia orang kedua Zionis yang membantai Bani Suheila di Khan Yunis pada malam 31 agustus 1955.
Terakhir, Itzhak Shamir. Ia dikatakan manusia yang paling getol berbuat rasisme demi terbentuknya Negara Yahudi di Palestina, di sinilah letak politik yang berpedoman pada pragmatis serta rasisme, Adapun gerakan politik yang mulus bahkan hampir tidak diketahui oleh khalayak ramai tersebut terjadi karena adanya konspirasi yang berasaskan Ideologi Zionis.
Ideologi Konspirasi: Penghancur Dunia
Sejak berabad-abad silam, Israel tak pernah berhenti melakukan kekejaman kepada rakyat palestina, sejak sebelum pemerintahan Turki Ustmani (Ottoman dibawah pimpinan sultan Abdul Hamid II (1876-1909 M), Perang Salib, hingga kini. Baik di Palestina, Inggris, Spanyol hingga Negara lain, Israel terus memerangi umat islam. Sifat kejam dan angkuh memang sudah menjadi sifat kaum Yahudi. Mereka ingin menampakkan bahwa Israel adalah Negara Yahudi yang dipilih tuhan sebagai tuan di dunia ini dan Negara lainnya merupakan pembantunya.
Negara Israel merupakan wilayah kecil tidak lebih dari 8000 mil atau 28.000 km persegi. [Baca: Lihat Tulisan Don Peretz & Glideon Doron, Dalam “The Government And Politics Of Israel”, 1997, P.].
Yahudi, dengan penduduk sedikit tidak pernah merasa canggung untuk menyerang Negara yang lebih luas dan lebih banyak penduduknya sebab mereka memiliki kekuatan militer serta mendapat dukungan penuh dari Negara yang berhasil mereka lobie demi tercapainya rencana untuk menghancurkan islam. Sebagai misal,
Penyerangan Israel terhadap palestina yang mendapatkan dukungan dari kalangan Kristen fundamentalis dengan menggunakan hak historis Israel atas palestina, dengan merujuk pada kitab kejadian 12:3 “aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau dan olehmu semua kaum dimuka bumi akan mendapat berkat”. Dengan ini Zionis merasa ada kewajiban untuk memerangi siapapun yang mereka anggap sebagai musuh penghalang tujuan.
Gerakan Zionis yang disebut dengan Fremansory merupakan organisasi rahasia yang menegaskan nilai humanisme daripada keagamaan. Gerakan ini didirikan di London pada 1717, pengaruh fremansori terhadap gerakan revolusioner Jeunes Turcs (orang turki muda), yang pada tahun 1908 menggulingkan pemerintahan otoriter Sultan Abdul Hamid II. Gerakan ini terdiri dari perwira muda dan cendekiawan yang dipengaruhi pemikiran revolusi Perancis. Basis utamanya adalah kota Selanik (Thessaloniki, sekarang di Yunani), kota Ustmani yang paling modern dengan penduduk Yahudi yang paling banyak.
Di Indonesia, gerakan ini pernah mempengaruhi organisasi Budi Oetomo, dalam organisasi ini terdapat anggota Fremasonry yaitu Tirtokoesoemo), gerakan tersebut dikepalai oleh Weiz Howight yang kemudian diberi nama samaran “perkumpulan cendekiawan Zion” yang oleh Yahudi disebut dengan perkumpulan nurani Yahudi.
Menurut Don Peretz & Glideon Doron, rahasia Zionisme terletak pada adanya persekongkolan (konspirasi) antara Zionis dengan “kemanusiaan”. Adanya singgungan kebenaran dengan kejahatan menjadi satu sumber utama yang mana kebenaran diwakili oleh keberadaan agama samawi sedang yang lain lebih bersifat membinasakan. Konspirasi tersebut telah menjadi latar belakang berbagai sejarah, prinsip kemanusiaan digunakan sebagai senjata yang akan meletakkan paham atheisme dan menghancurkan Negara islam.
Jendral Pyke penerus pimpinan tertinggi kekuatan setan dan juga pimpinan konspirasi internasional sebagai pewaris Freemasonry, pernah menulis surat yang ditujukan kepada Freemasonry pusat (Amerika, 14 Juli 1889) yang menginginkan pembentukan formasi baru sebagai penentang kebenaran. Surat tersebut berisikan ideologi konspirasi mereka yang selama ini terselubung dan dijadikan pedoman bagi Zionisme internasional. Adapun tujuan pembentukan organisasi rahasia dan terselubungnya rahasia konspirasi serta idelogi konspirasi yang didasarkan pada jabatan dan golongan inilah yang menjadikan para pengamat sejarah sulit untuk mengungkap rahasia konspirasi dan hakekat Freemasonry.
Di antara isinya adalah sebegai berikut: “kita harus mengatakan kepada umum, bahwa kita menyembah tuhan. Namun tuhan kita tidak lebih dari sekedar ungkapan ketakutan manusia kepada hal-hal yang tidak diketahui dengan pasti. Kita telah sampai pada tingkat pengetahuan tinggi harus mempertahankan keberhasilan iman sejati kepada ketuhanan setan. Benar, setan adalah “tuhan” kami. Hanya karena nasib buruk semata, tuhan allah juga disebut tuhan. Karena keberadaan dua tuhan yang saling bertentangan merupakan keharusan, maka tidak ada tuhan kecuali allah dan setan. Oleh karena itu, kita yakin bahwa hanya menyembah setan saja termasuk kekufuran nyata. Sebab. Kebenaran filsafar menunjukkan bahwa allah dan setan adalah dua tuhan dan punya kedudukan sejajar, dan setan adalah tuhan cahaya dan kebaikan. Tuhan setanlah yang sejak dulu hingga sekarang masih tetap menentang allah, tuhan kegelapan dan kejahatan.”
Dari sini dapat diketahui bahwasannya konspirasi yang dilakukan Zionis bersama sistem politik Negara yang mendukung kejahatan Yahudi memiliki tujuan yang satu. Mereka bersama menginginkan hancurnya dunia atau terhapusnya Islam dari muka bumi sehingga mereka leluasa untuk mendirikan Negara Yahudi di Palestina sebagai bentuk janji Tuhan. Untuk itu mereka melakukan berbagai konspirasi besama Negara yang telah berhasil dihasut. Sementara itu, kepandaian kaum Yahudi telah dimanfaatkan sebagai penggerak gerakan rahasia (Freemasonry) demi terwujudnya keinginan menguasai dunia.
Rasisme sebagai gerakan
Berdasarkan paparan di atas dapat disimpulkan bahwa Zionis merupakan gerakan yang menjadikan rasisme sebagai asas gerakan politiknya. Mereka melakukan berbagai konspirasi berdasarkan kitab Talmud. Dengan keyakinan sebagai umat yang terpilih dan berhak atas kota suci (Palestina) maka kaum Zionis yakin akan keharusan melakukan segalanya (termasuk kekejaman dan penindasan), pernyataan Talmud inilah yang dijadikan sebagai ideology konspirasi mereka.
Untuk itu, solusi yang tepat adalah dengan memperluas pengetahuan tentang keberadaan agen Zionis yang lebih bersifat tertutup. Di samping itu sikap analisis kritis terhadap setiap kondisi sangatlah mendominasi terbentuknya kekuatan ideologi sehingga nantinya mampu menumbuhkan pribadi yang tangguh dalam menyikapi permasalahan yang ada.

Golongan darah seseorang amat menentukan karakter, Apa kata darah Anda mengenai Anda?

Beberapa waktu lalu, terdapat seorang menteri di Jepang yang mengundurkan diri dan menyalahkan kegagalannya karena golongan darahnya. Apa benar golongan darah menentukan karakter Anda?
Di Jepang memang memiliki kepercayaan penuh bahwa golongan darah seseorang amat menentukan karakter orang tersebut. Menurut keyakinan Jepang tersebut, apa kata darah Anda mengenai Anda?
Menurut astrolog Jepang Jonathan Cainer, poin baik memiliki golongan darah B adalah, membuat Anda liar, kreatif, bergairah dan kuat.
Sementara untuk poin buruknya, Anda egois, tak bertanggung jawab, tak kenal ampun dan tak terduga.
Menurut penulis senior Guardian John Crace, Anda juga bisa menjadi kreatif jika bergolongan darah A.
Meski, hal ini jelas sangat berbeda dengan jenis kreativitas golongan darah B, kreativitas golongan A datang dengan kesungguhan, kesabaran dan tanggung jawab. Jika perpaduannya salah, Anda akan menjadi pribadi yang lebih dari sungguh-sungguh, keras kepala dan tegang yang tentunya sangat buruk.

Golongan AB 
baik dalam mengendalikan diri, rasional dan mudah bersosialisasi atau kritis, ragu-ragu, tak rasional dan tak bertanggung jawab. Sementara golongan O membelok antara menyenangkan, ramah serta optimis dan menjadi sia-sia, kasar, cemburu dan sombong, tergantung detak jantung atau sesuatu.
Jadi apa yang dibutuhkan untuk menjadi politisi kita sendiri? Sia-sia, kasar, cemburu, sombong, egois, kritis, tak kenal ampun, keras kepala dan ragu-ragu mungkin meringkas sebagian besar politisi, meski hal itu akan menjadikannya hibrida ABABO unik.
Namun, hal ini jelas meninggalkan beberapa kesenjangan. Jenis golongan darah apa yang menentukan memori selektif dan kemampuan patologis untuk menyatakan hitam adalah putih?
Menurut tabel kepribadian jenis golongan darah Jepang, orang bergolongan A memiliki poin positif dalam hal kreatif dan bijaksana namun negatifnya, golongan darah ini cerewet dan keras kepala.
Untuk golongan B, poin positifnya cenderung kreatif, dan penuh gairah namun negatifnya, orang golongan ini egois dan tak bertanggung jawab. Untuk golongan AB, poin positifnya mudah bersosialisasi dan beradaptasi namun negatifnya, orang golongan ini cenderung kritis dan ragu-ragu. Untuk golongan O, poin positifnya, orang golongan ini ramah dan optimis namun negatifnya, pencemburu dan arogan.

Dewa 19, Ahmad Dhani dan Yahudi Kabbalah

Apakah benar Ahmad Dhani keturunan Yahudi?? Mengapa dalam album – album grup musik Dewa 19 banyak simbol aneh?? Apa yang sebenarnya terkandung dalam lirik2 lagu Dewa 19?? Sebenarnya saya (penulis) tidak terlalu ambil pusing dengan pertanyaan2 diatas, tetapi setelah mencermati buku berjudul “Fakta & Data Yahudi di Indonesia” karangan Ridwan Saidi & Rizki Ridyasmara (Februari 2006) dan buku “Talmud, Kitab Hitam Yahudi Yang menggemparkan“ karangan M.A Syarkawi (cetakan edisi Indonesia, 2005). Saya merasa mempunyai beban moral untuk menyebarluaskan informasi ini kepada publik. Dengan tulisan ini , saya berharap lebih banyak pihak yang lebih memperhatikan.
Sebelum membahas tentang group musik Dewa, saya akan memberikan kutipan yang saya ambil dari buku (Talmud,……) diatas:
PERTAMA
Bangsa Lain Selain Yahudi adalah Bagaikan Binatang Dalam Kitab Talmud Yerusalem halaman 94 disebutkan: “Air mani yang darinya tercipta bangsa-bangsa lain yang berada diluar agama yahudi adalah air mani kuda” Dalam Midrash Talpioth (Vol 225d) dijelaskan bahwa kaum non Yahudi adalah hanya berbeda bentuk dengan binatang.
Kitab Zohar (I,131a) …sejak adanya mereka, maka dari itu, semua manusia non Yahudi mengotori alam, karena roh mereka lahir dari bagian yang najis. Sanhendrin (74b) Tosepoth berbunyi: Hubungan seksual orang Goim (orang non Yahudi) adalah seperti hubungan seksual binatang.
Talmud, Kitab 6 Bab 8 butir ke 9: Sesungguhnya Talmud mewajibkan atas setiap orang yahudi untuk melaknat orang Kristen tiga kali dalam sehari, dan berdoa agar membasmi dan menghancurkan raja-raja serta para pemimpin mereka. Juga diwajibkan kepada orang Yahudi untuk merampas harta mereka dengan cara apapun.
Strategi penyebarluasan simbol Yahudi di masyarakat kita ternyata sudah dalam tahap yang memprihatinkan. Simbol Yahudi tanpa sadar telah di gunakan pada aksesories, kaos, cover kaset dll.
Kita sudah mengetahui bahwa sebuah simbol / gambar bisa berarti lebih dari seribu kata kata. Ternyata, salah satu grup musik papan atas di Indonesia yaitu DEWA telah secara konsisten menyebarkan simbol Yahudi dari mulai album pertama mereka DEWA 19 (1992), TERBAIK–TERBAIK (1995), THE BEST OF DEWA 19 (1999), BINTANG LIMA (2000), CINTAILAH CINTA (2002), ATAS NAMA CINTA I & II ( 2004), dan LASKAR CINTA (2004)
Simbol Yahudi dengan cerdik diletakkan dengan berbagai cara dan hanya bisa dilihat dengan cara cara tertentu. Ada yang dibuat terbalik, disamarkan, diputar dan hanya bisa dibaca didepan cermin.
KEDUA
Bangsa Yahudi mempunyai rencana besar untuk menguasai seluruh umat manusia dimuka bumi, kemudian membuat mereka bertindak secara sadar atau tidak sadar menjadi pelayan Yahudi yang derajatnya dianggap sama dengan binatang.
KETIGA
Banyak strategi yang dilancarkan oleh kaum Yahudi yang berkedok Kemanusiaan, Dialog Lintas Agama, Hak Asasi Manusia, Bea Siswa, Penyebar luasan simbol Yahudi dll, yang semuanya merupakan tak-tik belaka untuk meraih tujuan akhir mereka.
Apakah benar Ahmad Dhani keturunan Yahudi??,
Sebelum membahas lebih jauh tentang simbol, kita perlu ketahui siapa sebenarnya Ahmad Dhani Manaf, sang komandan grup musik ini. Dalam Album Laskar Cinta, Dhani menulis sebagai berikut : DHANI THANKS TO : JAN PIETER FREDERICH KOHLER ( THANKS FOR THE GEN ) …, Siapakah JAN PIETER FREDERICH KOHLER??
Merunut silsilah keluarga, pemilik nama tersebut ternyata ayah dari ibu kandung Ahmad Dhani, alias kakeknya. Ibunya sendiri bernama Joyce Theresia Pamela Kohler. Jan Pieter Frederich Kohler adalah orang Yahudi Jerman. Secara jujur Dhani berterima kasih atas gen Yahudi yang ia terima dari sang kakek. (THANKS FOR THE GEN). Bisa jadi karena kebanggaannya mewarisi gen dari opa-nya.
Apabila ditelusuri lebih mendalam ternyata SEMUA Album Dewa mengandung simbol-simbol Yahudi. Siapakah sebenarnya Dewa dan Ahmad Dhani?
1. Album DEWA 19 (1992)
Di cover depannya ada gambar piramid yang atasnya disamarkan, tapi jika diperbesar akan tampak ada sesuatu di puncaknya. Ini mirip dengan lambang gerakan rahasia Zionisme (Iluminati). Bandingkan dengan gambar piramid Yahudi yang terdapat dalam lembaran One Dollar AS.
The pyramid represents the strength and stability of the Government. The date of the nation’s birth, “1776,” is inscribed in Roman numerals at the pyramid’s base.
The eye, called the eye of providence, depicts the watchful eye of God. The light all around the eye shows His Glory.
Watchful Eye of God
Two Latin mottos appear on the back of the seal. The upper motto, Annuit coeptis, means He (God) has favored our undertakings. The lower motto, Novus ordo seclorum, means the new order of the ages, referring to the founding of America’s unique system of self-government.
Pada cover album pertama DEWA 19, terdapat gambar Piramida Tak Sempurna (Unfinished Pyramid). Piramida tersebut terpancung dibagian ujungnya. Lambang tersebut sudah dikenal luas sebagai salah satu lambang Yahudi ,lambang gerakan Masonis – salah satu organisasi Yahudi, dan juga lambang tsb pada uang 1 dollar Amerika. Dan untuk
diingat, dalam mitologi Judaisme angka “19″ dikenal sebagai “Dark Star” (Bintang Kegelapan).
Jika dicermati dengan seksama, cobalah untuk memperbesar gambar puncak pyramid yang ditutupi kabut (misalnya dengan program Windows Picture & Fax Viewer, puncak piramid itu di zoom-in (+) beberapa kali), maka terlihat dipuncak piramid itu-walau agak samar, ada sesuatu yang tidak lancip, malah berwarna gelap yang cenderung berbentuk bulat yang bisa jadi merupakan bola, lingkaran, atau juga bisa sebuah mata
2. Album TERBAIK-TERBAIK (1995)
Terpampang simbol Dewa RA (Dewa Matahari Dalam Mitologi Mesir Kuno). Dewa Ra diklaim Yahudi sebagai salah satu dewa mereka. Di Sinagog lambang ini lazim dipajang. Selain itu, dalam album yang sama ada pula gambar satu halaman Protocol of Zions dalam bahasa Ibrani
Ridwan Saidi (pakar Zionisme) yang menguasai bahasa Ibrani menegaskan, “Ini jelas diambil dari satu gambar Protocol of Zions, karena diatas lembaran itu ada judul dan logo. Ini tidak ada dalam Taurat ataupun Talmud”.
Lalu ada simbol lingkaran dengan titik di tengahnya, dimana personil Dewa berdiri dibawahnya. Simbol ini lazim dikenal sebagai simbol Mata Setan yang menguasai dunia (evil eye), sebuah simbol Yahudi. Di bagian lain dalam album yang sama, simbol mata setan juga dimuat.
Dalam album “TERBAIK TERBAIK”, Pertama, secara jelas dimuat simbol Dewa Ra (Dewa matahari dalam mitologi Mesir Kuno). Dalam agama Yahudi (Judaisme) Dewa Ra diklaim sebagi salah satu Tuhan mereka. Pada Sinagog (rumah ibadah Yahudi) lambang ini lazim di pajang.
Kedua, terdapat pula lembaran satu Protocol Of Zions (Ayat-ayat Iblis) dalam bahasa Ibrani. Untuk menyamarkan, Protocol of Zions dalam cover album ini diletakkan secara terbalik horizontal. Yang sisi kiri dipindah kekanan dan sebaliknya. Untuk membacanya hadapkan dulu ke depan cermin
Ketiga, terdapat foto empat personil Dewa tengah berdiri dibawah gambar lingkaran dengan satu titik di tengahnya (Circle with a dot), gambar ini dikenal sebagai symboll occultism/organ perempuan yang merupakan gerakan pemuja setan dan dianggap juga sebagai penjelmaan simbol mata setan(The Evil Eye),. Berikut ini cuplikan dari
Bulletin Masonis (organisasi Yahudi): Since the Satanist worships the Sex Act, he must have a symbol of the female organ, to go along with male organ- the Obelisk. And , indeed, Satanist do have a symbol of the female organ – the Circle. And, when a point is added to the middle of the circle, you have the complete sex act, the male being the point and the female being the circle (Point With A Circle” Masonic Short Talk Bulletin, August, 1931, Vol.9,No.8, Reprinted July,1990, p.4)
Bagi anda pengguna Macromedia Fontographer 4.11/9/99. Anda bisa lihat Occult Symbol yang berpola huruf Ibrani, terdapat circle with a dot
dipermukaan cakram digital (CD) juga berisi symbol okultisme Dewa Horus (juga ada tanda panahnya)
Compact Disc Album Terbaik TerbaikCompact Disc Album Terbaik Terbaik
3. Album The Best of Dewa 19 (1999)
Di pinggiran disc-nya terdapat simbol panah dan garis lurus yang saling memotong seperti salib. Lambang garis tersebut sebenarnya sinar yang saling memotong. Ini salah satu simbol dari gerakan Freemansonry Lambang sinar yang saling memotong ini secara “kreatif” juga terdapat dalam cover kaset bagian dalam dan depan secara keseluruhan.
Dalam cover Album THE BEST OF DEWA 19 (1999), Pertama, Secara kasat mata ada dua lambang yang dimuat: adalah tulisan tangan italic yang ditumpuk jadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis horizontal, satunya lagi vertical, dan saling bersilangan seperti salib miring.
Cover berbentuk horizontal ini baru memiliki arti jika diberdirikan atau diputar 90 derajat kearah kiri (lihat tanda panah biru di sudut\kanan bawah cover tsb, itu bukan sekedar gambar panah tapi suatu instruksi) agar ‘pesan’nya sampai. Dikepala salib terdapat gambar personil Dewa yang jika dicermati membentuk sebuah bulatan. Ini sama dengan symbol okultisme yang terdapat dalam lambang Dewa Horus.
Kedua, Juga dicover depan. Di sudut kiri bawah ada gambar kepala seorang gadis dengan rambut panjang terurai, dikepala si gadis seolah ada pusaran air. Jika diperbesar
maka akan terlihat bahwa “pusaran air” dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari Dewa Horus.
Ketiga, dipermukaan cakram digital (CD) juga berisi symbol okultisme Dewa Horus (juga ada tanda panahnya)
Keempat, dicover yang berisi lirik lagupun, jika di rotasi 90 derajat akan terlihat simbol yang sama. Garis putih yang ada diatasnya hanya sebagai ‘pengelabuan’
, namun intinya adalah garis saling menyilang seperti salib dengan lingkaran di bagian atasnya
4. Album Bintang Lima (2000)
Gambar sayap lazim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Theosofie Yahudi. Gambar sayap dengan hati di tengah dimuat utuh dengan latar belakang empat personil Dewa. Simbol ini lajim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Teosofie Yahudi. Ritual pengikut Teosofi biasanya mengadakan upacara pemanggilan arwah atau jin.
5. Album Cintailah Cinta (2002)
Cover depan album Dewa ini memuat secara mencolok simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam mitologi Mesir Kuno. Sama seperti Dewa Ra, Yahudi juga mengklaim Horus merupakan salah satu dewa mereka. Di cover dalam juga terdapat simbol yang sekilas mirip mata, tapi sebenarnya merupakan contekan habis salah satu simbol yang terdapat dalam buku The Secret Language of Symbol yang disarikan dari kitab Yahudi, Taurat. Simbol ini biasa disebut Femina Geni. Masih dalam album ini, juga terdapat beberapa simbol-simbol mata, yang merupakan salah satu simbol Gerakan Freemasonry.
Dibagian lain juga ada gambar mata setan.
Keempat, Dipiringan disc-nya jika dicermati bergambar kepala burung dengan simbol mata Horus. Yang merupakan salah satu simbol dari gerakan freemasonry.
Ahmad Dhani CD Cintailah CintaCD Cintailah Cinta
6. Album Atas Nama Cinta I & II (2004)
Lambang sayap yang merupakan lambang resmi Dewa dimuat dalam album live ini dengan latar belakang hitam kelam.
7. Album Laskar Cinta (2005)
Inilah album ketujuh Dewa yang akhirnya menjadi batu sandungan dan membuka selubung semua album-album Dewa sebelumnya yang sarat dengan kampanye simbol dan lambang Yahudi. Selain lambang Allah yang dimuat tidak sebagaimana mestinya, tipologi huruf “Laskar Cinta” pun mengambil dari pola huruf Ibrani.
“Pola huruf tulisan Laskar Cinta diambil dari pola huruf Ibrani,” ujar Ridwan Saidi seraya membuka kitab Taurat berbhs Ibrani asli dari Israel.
Dibawah lagu berjudul “Satu” (album Laskar Cinta), berisi ajaran sesat yang mengatakan ada kesatuan wujud antara Sang Khaliq dengan mahluk-Nya. Dalam bahasa Syekh Siti Jenar atau Al Hallaj, paham ini disebut “Manunggal ing kawulo Gusti”. Parahnya, ini seakan dibenarkan sendiri oleh Ahmad Dhani dengan menulis di bawah lirik lagu tersebut dalam cover versi kaset, “THANKS TO: AL-HALLAZ”.
Dalam album yang sama versi CD, di bawah lirik lagu “Satu”, ditulis Ahmad Dhani, “THANKS TO: SYEKH LEMAH ABANG”, yang tak lain adalah nama lain dari Syekh Siti Jenar.
Laskar CintaLaskar Cinta
Gambar siluet wajah Ahmad Dhani pakai peci dengan tulisan berpola Arabic bertuliskan “Ahmad”. Benarkah bertuliskan Ahmad??, mengapa huruf alif-nya ada cabang? Padahal alif itu lurus tidak bercabang. Jelas bukan suatu kekhilafan. Jika gambar itu dibalik 180 derajat , tulisan Arabic yang semula seakan berbunyi “Ahmad” menjadi huruf
Arabic yang terdiri dari konsonan semua dengan huruf: YHWH, alias “YaHWeh, alias Tuhan Tertinggi Yahudi. Believe it or Not??
Ahmad YahwehYahweh
Apa yang sebenarnya terkandung dalam lirik2 lagu Dewa 19??
Pertama, Lirik lagu “Sweetest Place” adalah sebuah lirik penantian akan ratu adil, penantian akan datangnya sesuatu, yang bisa membuat kehidupan menjadi menyenangkan.
Dewa – Sweetest Place
THIS IS THE SWEETEST PLACE
BARING MY FEELING
I’M WELCOMING AN EYE
INTO THE DARKEST ONE
IT TELLS ME NOT TO WORRY
FOR THE TIME IS YET TO COME
FOR SOMEONE TO ARRIVE
AND HEAL THE TROUBLED ONE
SUDDENLY THE RAINFALLS
SHOWERING A DESERT STONE
WASH AWAY THESE TEARS OF YESTERDAY
I HEAR THE SOUND OF
A RAISING CHORUS
SUNG BY THE ANGELS
AND THE BROKEN HEROES
I WONT GO BACK NOW I FEEL SO RIGHT
I’VE FOUND A PLACE
WHERE DREAMS AND LIFE BECOME ONE
AND FINALLY I DON’T HAVE TO RUN
I’VE FOUND A PLACE
WHERE DREAMS AND LIFE BECOME ONE
BECOME ONE
Dan yang dinanti adalah:
MATA (I’am welcoming an eye/ Into the darkest one / It tells me not to worry…) Ratu adil itu adalah MATA. Menurut teologi Yahudi (Kabbala), The eye atau Mata merupakan mata Lucifer, Sang Pangeran Penguasa Kegelapan sekaligus Sang Penguasa alam raya.
Kedua, Dalam Album Laskar Cinta , ada sebuah lagu berjudul “SATU”. Syairnya bagaikan kerinduan yang teramat sangat seorang kekasih kepada pujaan hatinya. Benarkah?
Satu – Dewa
aku ini adalah dirimu
cinta ini adalah cintamu
aku ini adalah dirimu
jiwa ini adalah jiwamu
rindu ini adalah rindumu
darah ini adalah darahmu
reff: tak ada yang lain selain dirimu
yang selalu ku puja
ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
ku sebut namamu, ku sebut namamu
dengan tanganmu aku menyentuh
dengan kakimu aku berjalan
dengan matamu aku memandang
dengan telingamu aku mendengar
dengan lidahmu aku bicara
dengan hatimu aku merasa
Ternyata TIDAK. Syair lagu tersebut merupakan manifestasi dari paham sesat “Wihdatul Wujud” (bersatunya mahluk dengan pencipta). Adapun pada versi CD nya terdapat ucapan terima kasih kepada : Syekh Lemah Abang. Dibawah syair lagu tersebut pada versi kaset terdapat ucapan terima kasih kepada Al Hallaz.
Siapakan “syekh lemah abang” dan “al hallaz” tersebut.?
keduanya adalah ulama sesat penganut WIHDATUL WUJUD, lirik lagu tersebut merupakan MANIFESTASI dari paham sesat “WIHDATUL WUJUD” yaitu bersatunya makhluk dengan penciptanya.
siapapun yang pernah mempelajari sejarah walisongo pasti tahu bahwa “syekh lemah abang” adalah nama lain dari “syekh siti jenar”.

jika syekh siti jenar diperintahkan untuk dipenggal kepalanya oleh walisongo, bagaimana dengan dhani.??
dengan begitu banyak petunjuk ini, apakah kalian masih berpikir bahwa semua itu hanyalah KEBETULAN.??
Siapakah Ahmad Dhani? 
Di Album tertulis: DHANI THANKS TO:…. JAN PIETER FREDERICH KOHLER (THANKS FOR THE GEN). Dhani berterima kasih kepada: Jan Pieter Frederich Kohler (Terima kasih atas darah keturunannya).
“Merunut dari silsilah keluarga, Jan Pieter Frederich Kohler adalah kakek Dhani (dari pihak Ibu) yang berkebangsaan Jerman. “Kohler” adalah nama keluarga, sejenis marga. Jadi jelaslah, Dhani punya kebanggaan akan darah darah keturunannya itu,” ujar pengamat Zionisme H. Ridwan Saidi.
Bisa jadi, sebab itulah dalam berbagai kesempatan show-termasuk ketika manggung di Trans TV yang menginjak-injak karpet dengan motif logo Allah yang kontroversial itu, Dhani Dewa mengenakan kalung Bintang David, simbol Zionis-Israel.
Bermula dari kasus kontroversial logo Allah, terkuaklah misteri dibalik (Dhani) Dewa. Dalam album-album Dewa, bertebaran gambar dan simbol-simbol Yahudi.
“Ada apa ini? Dalam album-album selanjutnya Dewa juga banyak memuat logo dan simbol-simbol Zionis. Ini harus dilacak, ada apa di belakang Dewa?” papar Ridwan Saidi. “Saya sebagai orang yang telah lama mempelajari Zionisme berani menyatakan jika ini merupakan usaha penyebaran simbol-simbol Yahudi terbesar sepanjang sejarah Indonesia!”
kita perlu ketahui siapa sebenarnya Ahmad Dhani Manaf, sang komadan grup musik ini. Dalam Album Laskar Cinta, Dhani menulis sebagai berikut : DHANI THANKS TO : JAN PIETER FREDERICH KOHLER ( THANKS FOR THE GEN ) …, Siapakah JAN PIETER FREDERICH KOHLER??
Merunut silsilah keluarga, pemilik nama tersebut ternyata ayah dari ibu kandung Ahmad Dhani, alias kakeknya. Ibunya sendiri bernama Joyce Theresia Pamela Kohler. Jan Pieter Frederich Kohler adalah orang Yahudi Jerman. Secara jujur Dhani berterima kasih atas gen Yahudi yang ia terima dari sang kakek. (THANKS FOR THE GEN). Bisa jadi karena kebanggaannya mewarisi gen dari opa-nya.
Mengapa dalam album – album grup musik Dewa 19 banyak simbol aneh??
Dhani sering tampil dipanggung dengan memakai kalung Bintang David (simbol Zionis-Israel).
Simbol Yahudi, satanis, kabbalah di penampilan Ahmad Dhani :
Perhatian lambang Freemasonry di kepala Ahmad dhani bandingkan dengan lambang Freemasonry
Ajaran Theosofie memang mengajarkan agar kita hanya fokus kepada cinta kepada sesama manusia dan tidak peduli kepada cinta kepada Tuhan. Mereka mengajarkan Pluralisme, bahwa siapa tuhanmu adalah tidak penting, yang penting adalah hatimu yang mencintai sesama manusia. Pemikiran seperti ini disebarkan agar manusia-manusia yang sudah tersesat dan menyembah tuhan-tuhan palsu tidak lagi peduli untuk meneliti apakah yang mereka sembah itu betul-betul Tuhan atau bukan.P adahal,kita harus mengenal dulu siapa Tuhan yang akan kita sembah,baru kita menyembah-Nya dengan berbagai kebajikan. Jika kita tidak teliti, bisa-bisa yang kita sembah bukannya Tuhan, malah Iblis. Dan yang pertama kali harus kita cintai adalah Tuhan,baru kemudian manusia.
Pemusik yang juga anggota Free Mason bukan hanya Dhani, dan anggota Free Mason bukan hanya pemusik. Di segala bidang, anggota Free Mason telah berada di segala bidang untuk menyesatkan manusia dari berbagai jalan. Melalui musik,lirik lagu,pendidikan di sekolah-sekolah,ideologi,politik,gaya hidup,televisi, hiburan,dan bidang lainnya.
Ingatlah ini,kemunculan Dajjal telah semakin dekat! Siapkah Anda menjadi laskar Tuhan yang esa untuk menghadapi Dajjal dan laskarnya? Dajjal si penipu menyebut laskarnya sebagai Laskar Cinta.
Renungkanlah dan fikirkanlah sebelum terlajak jauh. Seluruh negara, bangsa dan agama di dunia ini mengakui alam nusantara , terlalu kuat pegangan Islamnya. Dikatakan sehingga kini bangsa paling berpengaruh yaitu bangsa yahudi terlalu sukar untuk menembusi akal pemikiran bangsa melayu di alam nusantara untuk mengikut agama mereka. Ini juga merupakan salah satu cara gerakan yahudi untuk menghancurkan Islam di sebelah Timur. Jangan kita menjadi bangsa Arab, telah lemah segala-galanya dengan tekanan Zionisme. Perlu diingat, selepas rantau timur Tengah telah dapat mereka kuasai, Zionis akan datang ke Timur atas sebab-sebab yang telah mereka rancangkan ratusan tahun dahulu. Tujuannya : “New World Order” (NOVUS ORDO SECLORUM).